Tampilkan postingan dengan label tentang rasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang rasa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 September 2016

15 Facts About Me In The Paper (Skripsweet)

1.        Suka banget makan mie instant bahkan bisa sekali makan abis 2 bungkus khusunya mie goreng biasanya kalo kuliah normal biasa aja sih bahkan normalnya sebulan sekali sekarang bisa sebungkus satu hari, yang lebih parah karena itu sempat sakit dan harus ke dokter sampai dibilangin sakit karena kecapean dan kebanyakan makan mie instant *ok dokter selalu tau.
2.        Dosen pembimbing dipilih sendiri dan alasan utamanya karena beliau supel bangettt
3.        Mengalami ganti dosen pembimbing pendamping karena beliau harus melanjutkan S3 ke Jepang
4.        Mengalami hal pergantian penguji setengah jam atau 10 menit sebelum sidang akhir
5.        Lebih sering mandi hahahaha yang biasa mandi cuma sekali atau dua kali karena skripsi bisa jadi tiga sampai empat kali sehari mandi dan bisa mandi tengah hari karena kepanasan dateng di kampus padahal kalau abis konsul itu di ruangan AC-nya dingin hihihihiii gugup
6.        Gak perduli berat badan kalau mau makan ya makan aja
7.        Males banget bales chat atau sms atau sejenisnya tapi gak males posting poto di instagram karena males mikir aja selain mikirin skripsi
8.        Nyoba puasa nongkrong tapi gak bisa jadi kadang masih nongkrong sekali-kali dan itupun weekend
9.        Makin egois, gak perduli sama orang lain dan pengennya orang yang memahami aku, oooh dan satu lagi aku gak bisa fokus bercabang kalo mau fokus satu ya satu aja.
10.    Kamar kost makin berantakan
11.    Insomnia sampai jam 1 atau jam 2 bahkan jam 3 karena gak mau gak tidur lagi, pokoknya susah banget buat tidur cepet
12.    Ngapus sosial media Path hahahaha gak penting
13.    Seminar hasil/sidang akhir itu 2 kali hiksss itu salah satu sebab keegoisan aku juga
14.    Sempat mau mencoba  hubungan serius terus pas mau sidang pertama hubungannya berakhir di masa-masa skripsi *salah satu sebab fokus sidang akhirnya kacau
15.    PDKT-an pada ilang karena aku yang males balas chat
16.    Berpuluh-puluh kali ikutan tes EPT buat syarat sidang nol hiksss bahasa inggris aku L
17.    Pengen dan ngebet banget lulus karena adeku yang paling bungsu akan kuliah jadinya gak mau sampai kejadian orang tua yang punya anak tiga harus ngebiayain tiga anak sekaligus buat kuliah, buat aku ini pertaruhannya harga diri anak pertama.
18.    Pernah sadar gak pegang kamera DSLR dari proposal sampai sidang akhir #kangenmoto #akubukanfotografercumasukamoto
19.    Rambutnya rontok maksimal sampai gak berani sisir pakai jari
20.    Gak pernah nonton drama korea
21.    Suka masak buat temen-temen di kost
22.    Sempat nyoba kerja yang berniat kerja sambil ngerjain skripsi
23.    Di pertengahan semester 10 kangen kuliah terus memutuskan untuk ngambil semester pendek biar kuliahnya sebentar aja
24.    Ngerjain revisi last minutes sebelum konsul selanjutnya
25.    Dan kebanyakan orang gak percaya kalau masa kuliah S1 aku 5 tahun hiksss

Tulisan ini akan diposting setelah aku selesai sidang akhir dan dinyatakan lulus
Gak usah terlalu dibawa serius santai aja ini cuma untuk mengevaluasi diri sendiri khususnya saya pribadi tidak bermaksud untuk menyindir atau menyinggung orang lain, harapannya dengan ini setiap pribadi dapat mengevaluasi dirinya sendiri, karena sesuatu yang baik maka datang yang baik dan untuk hal yang buruk akan dapat yang buruk juga.
Harapannya buat temen-temen yang lagi skripsi tetap semangat dan yakin sama diri sendiri, kok yakin sama diri sendiri, iya bener karena untuk masalah atau apapun itu yang datangnya dari diri kamu ya kamu sendiri yang harus menyelesaikan jadi untuk percaya diri kita harus tau kekurangan kita lalu bagaimana menyikapinya dan jangan pernah sombong untuk kelebihan yang kita punya.
Skripsi kamu ya cuma kamu yang tau, orang mah cuma komentar doang hati-hati terkontaminasi yaaa hihihihiii

*ini ditulis beberapa hari sebelum sidang lebih tepatnya 14 Agustus 2016 disaat suntuk dan pengen nge-flashback hidup aku akhir-akhir ini selama skripsi.

Sabtu, 06 Agustus 2016

Mencintai itu tentang rasa

Entah malam ini pikirannya melayang ke mana yang jelas ini tentang rasa.
Sesekali mencoba menerka-nerka menjadi sebuah tulisan tanpa pernah merasakan langsung.
Menjelaskan tentang cinta mungkin terlalu jauh namun tentang rasa
Ketika kita diberikan fisik yang normal dengan 5 indra yang lengkap dengan kaki yang mampu berdiri tegak rambut yang lebat oh sungguh ciptaan Tuhan yang luar biasa yang wajib untuk di syukuri, karena Tuhan tak menciptakan manusia tak sama, di antaranya Tuhan memberikan hal yang berbeda dalam hidup seseorang, seperti orang tersebut tak dapat mendengar namun orang itu mampu mengetahui berbagai hal yang berbunyi bahkan lebih yang dapat mendengar normal sekalipun. Tuhan maha adil menciptakan hal sekecil apapun dan sebesar apapun didunia ini.
Hal lain ketika sebuah pasangan memutuskan untuk menikah dengan fisik yang sempurna normal tanpa pernah berpikir suatu saat salah satu dari fisik itu akan tak berfungsi seperti lidah yang menyebabkan tidak dapat berkata-kata lagi padahal sudah terbiasa mengucapkan kata cinta kepada pasangan, mungkin ketika mata yang semula dapat melihat namun suatu ketika amanah mata tersebut sudah cukup maka jika setiap hari yang di lihat setelah bangun pagi itu adalah pasangan namun saat itu tidur dan tidak tidur keadaannya sama, atau mungkin telinga yang selalu mendengar hal-hal yang menyenangkan dari pasangan namun suatu ketika hal itu tidak akan pernah di dengar lagi, sampai aroma masakan atau wangi-wangian yang biasanya selalu mewarnai hari-hari kita itu menjadi tanpa aroma apapun. Bahkan pasangan yang sampai tua pun ketika dulunya yang mempunyai kulit kencang namun seiring berjalannya waktu pasti akan menua dan kulitpun akan berkerut dan mengendur di mana-mana. Semuanya terbiasa namun tak pernah memikirkan jika itu terjadi, dan ketika itu terjadi apa kita mampu menjadi seorang yang ikhlas? Ikhlas itu gak mudah namun ikhlas itu mudah ketika kita menjadi manusia yang bertakwa yang sadar hidup dan mati untuk apa.
Semua akan berubah PR manusia hanya membuat yang saat ini indah hingga besok dan seterusnya indah, namun hidup tak selalu tentang keindahan ada suatu ketika kita diajarkan sebuah keburukan namun bagaimana membuatnya tetap menjadi indah lalu mengemasnya menjadi hal yang luar biasa.
Menyadari bahwa mencintai itu tidak selalu dengan mata karena suatu saat ketika mata itu tak mampu melihat lagi semuanya akan sama menjadi gelap, ketika suara itu selalu terdengar namun dalam sekejap menjadi sunyi, ketika aroma yang sangat harum menjadi biasa saja tanpa aroma apapun, lalu ketika lidah selalu mengucapkan itu terdiam tanpa mampu mengucap, ketika tangan tak mampu menggengam, ketika kaki tak mampu berjalan, maka semuanya terasa hampa namun pasangan yang luar biasa tanpa pernah memandang itu menjadi suatu yang suram, untuk orang-orang yang mau menerima apa adanya walaupun sulit untuk ikhlas namun ketika keduanya saling menguatkan maka itu menjadi ujian yang luar biasa.

Karena komunikasi tidak selalu berbicara, pendengar, gerakan, sentuhan, pelukan namun itu semua tentang rasa, rasa keinginan untuk memiliki, bertahan, dan yakin maka untuk selamanya.